|
Ditulis oleh Gerry Soejatman
|
|
Selasa, 15 Mei 2012 17:36 |
|
Komite Nasional Keselamatan Transportasi hari ini menerbitkan laporan akhir mengenai kecelakaan pesawat MA-60 PK-MZK Merpati yang terjadi di Kaimana 1 tahun silam, pada 7 Mei 2011. Tidak begitu banyak perubahan mengenai temuan² yang dimuat tahun lalu. Kontroversi seputar kelayakan pesawat tersebut seharusnya sudah tidak menjadi pertanyaan utama setelah diumumkan bahwa penyebab kecelakaan ini ternyata lebih bersifat manusiawi, dan sangat tidak asing lagi... yaitu, melakukan visual approach dalam kondisi instrumental meteorological conditions.
Penerbangan tersebut berakhir dengan menghantam permukaan laut sekitar 800 meter dari runway 01, setelah gagal melakukan go-around, dan ke-25 orang dalam pesawat tersebut tewas seketika. Awak pesawat sebelumnya mencoba melakukan approach ke bandara Utarom, Kaimana, dikondisi hujan dengan jarak pandang hanya 2 kilometer dan ketinggian dasar awan hanya 1400 kaki. Bandara tersebut tidak memiliki prosedur instrument approach dan semua approach harus dilakukan secara visual dan memerlukan jarak pandang sedikitnya 5 kilometer. Bukannya holding atau mengalihkan penerbangan, awak pesawat malah mencoba untuk mendarat.
Ringkasan saat-saat terakhir:

|
| Urutan akhir kejadian PK-MZK (Sumber: KNKT) |
|
|
Terakhir Diperbaharui Selasa, 15 Mei 2012 17:42 |
|
Selanjutnya...
|