Pengetahuan umum penerbangan : Artikel - Teori Penerbangan - Pengetahuan umum penerbangan Menjadi Pilot : Teknik Penerbangan : Artikel -Teknologi Penerbangan - Teknik Penerbangan |
| Flaps dan turbulence |
| Ditulis oleh Ichwanul Ridwan | |||
| Senin, 15 Februari 2010 00:00 | |||
|
Ichwanul Ridwan Apakah pesawat jika terkena turbulence pilot wajib menseting Flaps untuk derajat tertentu, dan apakah pada jalur pesawat ada awan cumulonimbus atau cumulus pilot boleh menerjangnya.... ??? trims February 15 at 4:53pm · Report Kevin Aryo Wisanggeni Triyogo sebetulnya kalo di terjang sih ada2 aja yg bisa ehehehehe , tapi kan put safety first : ) February 15 at 8:10pm · Report Fadjar Nugroho Bisa sih bisa, cuma gak ada yang pernah tau efeknya. Jangankan masuk, sebuah pesawat A330 yang terbang di antara 2 awan CB pernah tiba2 miring 60 derajat sampai autopilotnya off sendiri karena tidak mampu menjaga attitude pesawat. Untung komputer fly by wire pesawat ini cukup canggih untuk mengembalikan attitude pesawat ke attitude normal. Air France 449 yang menghilang di Atlantik juga diduga terperangkap di awan CB yang besar. Buat para calon pilot, berikut ini tips untuk menghindari thunderstorm: http://www.ilmuterbang.com/artikel-mainmenu-29/teori-penerbangan-mainmenu-68/41-pengetahuan-umum-penerbangan/219-thunderstorm-si-cuaca-buruk February 15 at 9:54pm · Report
|
|||
| Terakhir Diperbaharui Senin, 14 Februari 2011 09:28 |
Untuk pesawat biasanya ada turbulence speed, yang digunakan jika masuk turbulence. Gunanya speed ini untuk mengurangi beban pada badan pesawat akibat turbulence. Penerbang biasanya pasti menghindar awan CB, kalau terlihat atau terdeteksi radar cuaca.