Dokumen Perawatan Pesawat Terbang

Dalam perawatan pesawat terbang, seorang aircraft maintenance engineer harus menggunakan dokumen perawatan yang sesuai.
Ada banyak dokumen yang digunakan dalam proses perawatan pesawat.
Dokumen tersebut sebagian besar disediakan oleh manufacture (pabrik) pesawat.

Secara garis besar, dokumen pesawatan dari manufacture dibedakan menjadi 2 macam :

1. Customized, yaitu dokumen yang memiliki efektivitas tertentu berdasarkan registrasi pesawat.
    Dokumen ini disesuaikan dengan konfigurasi pesawat yang dimaksud. Sehingga masing2x pesawat akan mempunyai dokumen yang berbeda.
    Dokumen untuk pesawat A tidak boleh digunakan untuk pesawat B.
    Yang masuk kriteria ini adalah : AMM, IPC, WDM, SSM, FIM

2. Non customized, yaitu dokumen dengan efektivitas bersifat umum.
    Biasanya untuk pesawat dalam satu tipe, akan mempunyai dokumen yang sama.
    Contoh untuk dokumen ini adalah SRM dan SWPM.

Berikut deskripsi singkat mengenai beberapa dokumen dari manufacture yang digunakan dalam proses perawatan pesawat.
Sebagai catatan, penamaan dokumen yang dibahas disini mengacu kepada standar penamaan dari Boeing.
Untuk manufacture pesawat lain bisa memakai nama yang berbeda, walau ada kemiripan.

1. AMM (Aircraft Maintenance Manual)


alt

AMM adalah dokumen yang menjelaskan prosedur (langkah demi langkah) yang dilakukan dalam perawatan pesawat.
AMM tersusun memakai urutan ATA Chapter.
AMM sendiri dibagi dalam beberapa page block (urutan halaman), yang mempunyai isi yang spesifik.
Page block 001 - 099, berisi mengenai deskripsi dari sistem yang ada di pesawat (description and operation)
Page block 101 - 199, berisi mengenai langkah-langkah untuk troubleshooting
Page block 201 - 299, untuk prosedur Maintenance Practice
Page block 401 - 499, untuk prosedur pemasangan dan pelepasan komponen (Removal & Installation)
Page block 501 - 599, untuk prosedur untuk pengaturan (Adjustment)
Page block 601 - 699, untuk prosedur inspeksi (Inspection) dan
Page block 801 - 899, untuk prosedur perbaikan (Repair)

2. IPC (Illustrated Parts Catalog)

alt

IPC adalah dokumen yang menjelaskan mengenai parts/komponen yang terpasang dalam pesawat.
IPC akan memberi informasi mengenai lokasi komponen, jumlah dan juga PN dari komponen yang efektif.
Sama seperti AMM, IPC juga tersusun memakai urutan ATA Chapter.

3. WDM (Wiring Diagram Manual)

alt

Terlihat dari namanya, WDM memberi informasi mengenai rangkaian wiring (perkabelan) di pesawat.
Wiring yang menghubungkan antar komponen-komponen di pesawat, akan digambarkan disini.
Satu hal yang menjadi catatan, dokumen perawatn pesawat adalah dokumen yang harus selalu updated.
Sehingga apabila ada perubahan wiring di pesawat, maka diagram di WDM juga harus dirubah.

4. SRM (Structural Repair Manual)

alt

SRM adalah dokumen yang digunakan sebagai pedoman dalam perbaikan struktur pesawat.
Struktur pesawat yang dimaksud meliputi bagian skin, kerangka pesawat dan juga pintu pesawat (doors).
SRM adalah dokumen yang non customized, sehingga hanya ada satu dokumen untuk type pesawat yang sama.

5. SWPM (Standar Wiring Practices Manual)

SWPM memberikan informasi mengenai standar praktis penanganan wiring di pesawat.
SWPM akan memberi informasi mengenai jenis-jenis wiring (kabel) yang terpasang.
Dan juga prosedur pemasangan wiring-wiring tersebut di pesawat.
Karena jenis wiring yang berbeda juga mempunyai prosedur pemasangan yang berbeda.

disclaimer

Semua tulisan di site ini hanyalah untuk belajar dan meningkatkan ketrampilan personel penerbangan dan menambah wawasan masyarakat umum. Jika ada perbedaan dengan dokumen resmi dari otoritas yang berwenang dan pabrik pesawat, maka dokumen resmilah yang berlaku. Klik di judul disclaimer di atas untuk melihat keseluruhan aturan penggunaan ilmuterbang.com
Go to top