Pengetahuan umum penerbangan : Artikel - Teori Penerbangan - Pengetahuan umum penerbangan Menjadi Pilot : Teknik Penerbangan : Artikel -Teknologi Penerbangan - Teknik Penerbangan |
| Penggunaan Radar Cuaca di A330 |
| Ditulis oleh Fadjar Nugroho | ||
| Rabu, 19 Desember 2007 18:15 | ||
|
Terjemahan bebas dari Airbus A330 manual FCOM 3.04.34. HANYA UNTUK REFERENSI. Tidak dapat digunakan sebagai pengganti manual. Beberapa istilah umum penerbangan seperti windshear dan turbulence tidak diterjemahkan. Rumus untuk menentukan top dari sebuah thunderstorm dapat di temukan di akhir tulisan ini. Airborne weather radar adalah sebuah perangkat yang berguna bagi crew untuk mendeteksi cuaca selama penerbangan. Digital weather radar dengan tampilan warna-warni dapat membantu crew untuk memilih rute yang terbaik untuk menghindari masalah cuaca. Karena itu beberapa rekomendasi operasional berdasarkan pengetahuan umum dari kemampuan radar disajikan di tulisan ini. Umum Radar adalah tidak lain sebuah detektor precipitation. Berapa banyak cuaca yang di kenali sangat bergantung pada rintik hujan, ukurannya, komposisi dan jumlah. Radar tidak mengenali: - awan, kabut, atau angin (dengan titik air yang sangat kecil atau tanpa titik air sama sekali) - Clear Air Turbulence (tanpa ada titik air) - Windshear (tanpa ada titik air, kecuali di dalam microburst) - Petir - Wet Hail dan wet turbulence - Kristal es, dry hail dan dry snow (di atas 30000 feet) hanya akan memberi sedikit pantulan radar.
Fungsi operasional Tilt, range dan gain
Tiga hal yang perlu dipahami oleh pilot untuk mendapatkan keuntungan penuh dari sebuah radar cuaca adalah: 1. Antena TILT: yang menggerakkan tengah-tengah pancaran radar untuk scan di atas atau di bawah referensi attitude pesawat. 2. Kendali RANGE: mengendalikan jauhnya jarak 'pandang' radar cuaca. 3. Kendali GAIN: menyesuaikan sensitifitas dari radar cuaca (biasanya di set ke AUTO atau CAL, calibrated). Sensitifitas radar berbeda-beda dari satu sistem ke sistem yang lain. Kode warna Kode warna membedakan area dengan intensitas dari 'precipitation' didalamnya:
Mode ini memperkenankan pantulan lebih dari permukaan di darat/laut yang kurang memantulkan sinyal radar. Hitam untuk permukaan air (tak ada pantulan), hijau untuk permukaan tanah, amber/merah untuk kota atau pegunungan (pantulan yang kuat). PENGGUNAAN RADAR
Pertimbangan dalam penginderaan dan penterjemahan tampilan radar
Area Merah/magenta: thunderstorm, tornado, hail Untuk diingat bahwa makin besar rintik hujan, makin besar turbulence (warna magenta), dan kemungkinan hail.
Saran berikut harap diikuti:
∆h (feet) ∞ d (NM) x Tilt (derajat) x 100
Contoh: Cell sejauh 40 NM menghilang pada TILT 3° kebawah: ∆h (feet) = 40 (NM) x 3 (derajat) x 100= 12000 feet Jadi kalau kita terbang pada ketinggian 37000 feet, maka top dari thunderstorm pada contoh diatas adalah 37000-12000=25000 feet.
Mode Turbulence (Wx+T)
|
||
| Terakhir Diperbaharui Kamis, 07 Juli 2011 19:59 |