Pengetahuan umum penerbangan : Artikel - Teori Penerbangan - Pengetahuan umum penerbangan Menjadi Pilot : Teknik Penerbangan : Artikel -Teknologi Penerbangan - Teknik Penerbangan |
| SRS di Airbus series |
| Ditulis oleh Fadjar Nugroho | ||||
| Kamis, 31 Januari 2008 02:56 | ||||
|
Sekilas memang berkonotasi seperti nama airbag di salah satu merek mobil terkemuka. Biarpun sama-sama untuk keamanan tapi SRS yang satu ini dapat ditemukan di pesawat Airbus seri A318 sampai dengan A340. CMIIW. Sedikit kisah sedih seputar pengembangan SRS ini adalah jatuhnya pesawat A330 dalam test flight di Toulouse pada tahun 1994, dimana pesawat keluar dari mode SRS dan autopilot memaksa pesawat climb dan stall. Pesawat tersebut jatuh di sekitar Touluse Airport. Perlindungan SRSSRS sendiri adalah singkatan dari Speed Reference System. SRS ini adalah modus panduan (guidance mode) selama masih dalam take off mode. Flight Director akan memberikan panduan untuk pilot sehingga pitch pesawat akan menghasilkan kecepatan V2+10 knots dalam keadaan semua engine normal. Jika salah satu engine fail maka:
SRS memiliki attitude protection dengan memandu pitch dengan nilai maksimum 17.5° Pitch Up tapi jika dalam keadaan windshear nilai maksimum akan bertambah menjadi 22.5° Pitch Up. SRS juga akan memandu pesawat untuk terbang dengan minimum 0.5° climb slope untuk mencegah pesawat sink/ turun pada waktu take off.
Kapan SRS bekerja? SRS akan bekerja di darat pada waktu thrust lever dipindahkan ke TO GA atau FLEX/MCT (atau derated level jika terinstall), asalkan:
Kapan SRS berhenti bekerja? Secara otomatis:
Ada juga cara keluar dari SRS secara manual yaitu:
Ada lagi fitur SRS yang lain yang semoga tidak akan dialami oleh kita, yaitu jika secara tidak sengaja penerbang mengatur ketinggian di FCU dengan nilai yang lebih kecil dari ketinggian aktual, maka pesawat akan tetap berada di SRS mode untuk mencegah pesawat turun.
|
||||
| Terakhir Diperbaharui Selasa, 01 April 2008 11:49 |