Pengetahuan umum penerbangan : Artikel - Teori Penerbangan - Pengetahuan umum penerbangan Menjadi Pilot : Teknik Penerbangan : Artikel -Teknologi Penerbangan - Teknik Penerbangan |
| Icing, Anti-Ice dan De-Ice |
| Ditulis oleh Fadjar Nugroho | |||
| Minggu, 24 Agustus 2008 06:46 | |||
|
Dari judulnya saja kita sudah tahu bahwa ini adalah tentang es, benda yang terbentuk pada suhu di bawah 0º C. Banyak orang mengira penerbangan di negara tropis seperti di Indonesia tidak memerlukan peralatan anti-ice karena suhu rata-rata yang mencapai di atas 30º C. Jadi bagaimana es dapat mempengaruhi penerbangan? Untuk mudahnya, kondisi icing didefinisikan bisa terjadi pada: suhu di bawah 10º C dan di atas -40º dan terdapat visible moisture (uap air yang terlihat seperti kabut, awan dll). Jadi kalau cuaca berkabut/ hujan/awan dan suhu berada di bawah 10º C maka siap-siaplah untuk menghadapi icing condition. Makin tinggi di atmosfir, makin rendah suhunya. Dengan standard lapse rate penurunan 2º C/1000 feet, maka jika kita terbang dari Jakarta dengan ketinggian bandar udara kira-kira 30 feet dan suhu 30º C, suhu akan turun ke 10º C pada ketinggian 10000 feet. Perhitungannya sebagai berikut: Penurunan suhu ke 10º C= 30º C- 10º C= 20º C. Dengan terbang pada ketinggian 10000 feet maka dengan penurunan suhu 2º C/1000 feet, terjadi penurunan 20º C. Jika pada waktu take off suhunya 30º C, setelah naik ke 10000 feet suhunya adalah 30º C-20º C= 10º C. Perhitungan di atas adalah mengikuti standar lapse rate. Dalam keadaan tidak standar mungkin saja 10º C dicapai pada waktu berada pada ketinggian 15000 feet misalnya. Maka dengan kondisi di atas, pada waktu mencapai 10000 feet dan terdapat visible moisture, penerbang akan selalu beranggapan ada icing condition yang cukup berbahaya. Bahaya Kondisi Icing
Anti ice: Perangkat anti-ice dipasang di pesawat untuk menghindari terbentuknya es di bagian-bagian yang penting. Jadi anti-ice dipakai sebelum es terbentuk. Beberapa aplikasi anti-ice
De-ice Kebalikan dengan anti ice, de-ice digunakan pada waktu es sudah terbentuk di bagian pesawat. Jadi alat ini menghancurkan es yang sudah ada. Contoh pemakaian alat ini adalah:
Menghindari Icing Pada suhu 10º C mungkin memang tidak terdapat es yang terlihat dengan mata telanjang. Tapi pada suhu tersebut kemungkinannya tinggi bagi uap air untuk berubah menjadi es di karburator, pitot system, saluran udara masuk ke mesin dan lainnya. Suhu 10º C juga mudah terjadi jika terbang di pegunungan yang suhunya cukup rendah. Jadi jika suhu sekitar dekat dengan 10º C dan ada uap air, maka pastikan pesawat anda memiliki anti-ice yang bekerja dengan baik.
|
|||
| Terakhir Diperbaharui Rabu, 11 Agustus 2010 23:23 |