| Mimpi Airlines Diversion Planning 2 |
| Ditulis oleh mimpiairlines.com | |||
| Senin, 16 Februari 2009 18:32 | |||
|
Kejadian ini terjadi di suatu negeri antah berantah, pesawat 737 classic. (admin: CGK-PLM adalah rute alternatif yang akan dijalankan jika bandar udara CGK tidak bisa didarati karena berbagai hal) During descend (turun dari ketinggian jelajah), control (ATC) memberitahukan bahwa airport tujuan ditutup disebabkan oleh banjir. Banjir ini terjadi karena dam di sekitar airport belum dibuat, hahahha...Runway tergenang air sehingga tidak memungkinkan pesawat utk mendarat. Semua pesawat destinasi CGK dialihkan dan yang belum berangkat ditahan di ground (di darat). Menyebabkan banyak airport, apron nya penuh, sehingga tempat parkir pesawat habis. Lama terbang dari posisi mereka sekarang ke tujuan tersebut kurang lebih (pastinya saya gak tau, karena gak punya peta nih): Sepertinya cerita di atas happy ending ya? Ending memang happy, karena tidak ada korban jiwa hehehe.... Permasalahannya sebenarnya ialah: PKP bukan merupakan regular destination dari maskapai tersebut, sehingga maskapai tersebut tidak menyertakan charts/ peta (Approach charts, airport charts, dsb). Mungkin saja alasan mereka gampang, ahhh airline lain dengan tipe pesawat sama bisa kok. Hehhehe...ini alasan pilot yang ngeles, tanpa ilmu..... Kesimpulan, walaupun tidak terjadi apa2 di flight tersebut, itu sangat berbahaya, karena sama saja dengan terbang buta, tanpa planning, atau bahasa gampang nya.....BISA LAH...GIMANA NTAR...YANG LAIN BISA KOK...... Hmmm.....Are they really ATPL (Airline Transport Pilot License) holder???
|
|||
| Terakhir Diperbaharui Rabu, 22 April 2009 11:46 |
Berikan komentar anda dan membuat diskusi terbuka di group www.ilmuterbang.com di: |