Pengetahuan umum penerbangan : Artikel - Teori Penerbangan - Pengetahuan umum penerbangan Menjadi Pilot : Teknik Penerbangan : Artikel -Teknologi Penerbangan - Teknik Penerbangan |
| Syarat menerbangkan glider |
| Ditulis oleh Fadjar Nugroho | |||
| Kamis, 10 April 2008 16:35 | |||
|
Di luar kenyataan bahwa penerbang glider mendapatkan lisensi dari Federasi Aero Sport Indonesia, di bawah ini dibahas tentang kualifikasi seseorang untuk menjadi penerbang glider menurut CASR. Untuk menjadi penerbang glider, anda diharuskan untuk mempunyai minimum Student Pilot License dengan rating glider yang ditulis dalam lisensi. Umur minimum untuk Student Pilot License untuk hanya menerbangkan glider adalah 14 tahun (CASR 61.83). Berbeda dengan syarat untuk menerbangkan pesawat bermotor yang harus berusia minimum 16 tahun. .
Syarat kesehatan adalah memiliki sertifikat kesehatan yang menyataan bahwa yang bersangkutan sehat jasmani dan rohani. Di dalam CASR part 61.83 ini tidak ditentukan siapa yang boleh mengeluarkan sertifikat ini. Hanya Student Pilot License untuk pesawat bermotor yang membutuhkan sertifikat kelas 2 dari Balai Kesehatan Penerbang. Kemampuan berbahasa Inggris juga diperlukan untuk mendapatkan Student Pilot License. Jika pelamar lisensi tidak dapat berbahasa Inggris maka dia boleh mendapatkan lisensi dengan limitasi yang dituliskan di lisensi yang bersangkutan. Jadi jangan khawatir dengan kemampuan bahasa Inggris anda, karena bukanlah syarat mutlak untuk menjadi penerbang. Terbang SOLO Jika anda sudah memiliki Student Pilot License, maka langkah selanjutnya adalah memulai training. Sebelum anda bisa terbang sendirian tanpa seorang instruktur yang mendampingi, anda wajib mendapatkan pelatihan pre-solo dalam materi berikut (CASR 61.87):
Syarat-syarat di atas tidak diterjemahkan karena pemakaian istilah tidak baku dalam bahasa Indonesia akan mengurangi pemahaman poin-poin tersebut. Tapi di bawah ini bisa anda lihat terjemahan masing-masing istilah yang tidak umum.
Biarpun selama latihan materi di atas dapat di simulasikan, tapi untuk terbang solo, syaratnya semua pelatihan di atas HARUS dilakukan di pesawat glider. (CASR 61.87.k ) Perlu juga diketahui menurut CASR 91.309, harus ada persetujuan antara penerbang penarik glider dan penerbang glidernya mengenai prosedur dasar take off, melepaskan diri dari pesawat penarik, kecepatan yang dipakai, dan prosedur darurat.
Setelah terbang solo Setelah semua pelatihan dilakukan dan penerbang sudah bisa terbang sendirian, maka yang bersangkutan dapat meminta lisensi PPL. Syaratnya sudah berusia minimum 16 tahun, dan syarat yang lainnya adalah sama dengan pemohon lisensi PPL lainnya yang tertulis di CASR 61. Syarat kompetensi mendapatkan lisensi PPL dapat dilihat di tulisan lain di bagian PPL di website ini.
Sedangkan pengetahuan yang harus dimiliki penerbang PPL glider dapat dilihat di CASR 61.105.B: Berikut adalah terjemahan bebasnya:
Ketrampilan menerbangkan glider juga akan diuji oleh pihak yang berwenang. Materi pengujian meliputi: (CASR 61.107)
Catatan: CASR dapat di download di menu Pranala- CASR Untuk belajar mengenai hal lain seperti cuaca, dapat anda temukan di menu Artikel -Teori Penerbangan-PPL. Untuk mendapatkan lisensi CPL dan ATPL untuk pesawat glider, silahkan anda lihat di CASR Part 61.
|
|||
| Terakhir Diperbaharui Rabu, 02 Juli 2008 06:25 |