|
Ditulis oleh Fadjar Nugroho
|
|
Minggu, 29 Januari 2012 20:36 |
Hal pertama, yang anda sentuh bukanlah GPS tapi penerima sinyal GPS
Sekarang ini mulai banyak perangkat yang memanfaatkan layanan GPS untuk mendapatkan kordinat lokasi, mulai dari jam tangan, kamera sampai navigasi pesawat terbang. Teknologi GPS adalah contoh dari sistem yang dikenal dengan nama GNSS (Global Navigation Satellite System). GNSS adalah teknologi navigasi yang terdiri dari beberapa satelit di angkasa. GPS adalah GNSS milik Amerika Serikat. GPS terdiri dari tiga segment: segmen antariksa/luar angkasa (satelit), segmen kontrol (stasium pemantau), dan segmen pemakai/user. Sedangkan alat yang menampilkan kordinat dan menunjukkan arah adalah alat penerima sinyal GPS atau alat navigasi yang memanfaatkan sinyal GPS.
Hal kedua, ada 32 satelit yang berkeliling di orbit bumi 2 kali sehari.
Seluruh satelit-satelit ini berkeliling dengan kecepatan sekitar 11 ribu km/jam pada ketinggian sekitar 20000 km di atas permukaan bumi. Orbit satelit-satelit ini dirancang sehingga di manapun kita berada di bumi, dalam satu saat paling tidak alat penerima yang kita pakai bisa menerima sinyal dari minimal 4 buah satelit. Satelit-satelit milik pemerintah USA ini dirancang untuk bertahan 10 tahun dengan tenaga matahari. Negara-negara lain juga mulai meluncurkan sistem GNSSnya sendiri.
Hal ketiga, ada 6 stasiun pemantau di seluruh dunia.
Ada sebuah segmen kendali yang terdiri dari sebuah Master Control Station yang ada di Colorado, USA dan 6 stasiun yang bekerja otomatis di seluruh dunia, memantau kinerja satelit-satelit ini dan memberikan sinyal koreksi pada satelit. Hal keempat, GPS sebenarnya adalah timing device.
Prinsip kerja GPS pada dasarnya mirip dengan triangulation dengan DME, di mana range dari beberapa stasiun pemancar menentukan di mana posisi receiver. GPS receiver menghitung jarak dari antena penerima ke satelit yang "visible". Jarak dihitung dengan menggunakan time-of-flight dari sinyal elektromagnetik yang dipancarkan oleh satelit GPS.
|
|
Terakhir Diperbaharui Selasa, 31 Januari 2012 21:25 |
|
Selanjutnya...
|