Pengetahuan umum penerbangan : Artikel - Teori Penerbangan - Pengetahuan umum penerbangan Menjadi Pilot : Teknik Penerbangan : Artikel -Teknologi Penerbangan - Teknik Penerbangan |
| Terbang malam bagian 5 : Emergency |
| Ditulis oleh Fadjar Nugroho | |||
| Kamis, 03 Juni 2010 17:35 | |||
Pada dasarnya emergency di malam hari sama dengan di siang hari (day VFR). Tapi masalahnya adalah beberapa keadaan agak sulit pada malam hari. Prinsip yang harus dipegang kuat adalah:Aviate-Navigate-CommunicateHelikopterUntuk helikopter, rekomendasinya untuk autorotate di malam hari adalah dengan menggunakan “constant attitude autorotation". Teknik ini mencegah flaring yang terlambat dan mendarat dengan kelebihan kecepatan maju (forward speed). Pada waktu flare dengan flare yang tinggi ataupun dengan normal flare, landing light akan ikut flare dan tidak berguna pada waktu kita sangat membutuhkan bantuan lampu tersebut. Teknik “constant attitude autorotation” akan juga membantu pencahayaan di dekat daratan. Jika anda bisa melihat daratan, maka flare sedikit agar tetap ada cahaya yang menerangi daratan. Kalau susah melihat daratan maka naikkan collective untuk menahan landingnya. Kalau mendarat di pepohonan, usahakan masuk ke pucuk-pucuk pohon tanpa forward speed sehingga kanopi tidak menyentuh pohon terlabih dahulu dan usahakan minimum rate of descent dan kalau mungkin dengan sedikit nose high. Communication failureCommunications failure adalah sesuatu yang serius di malam hari. Karena itu juga dianjurkan untuk membawa handheld radio cadangan yang dapat digunakan jika radio yang ada rusak. Transponder di set ke 7600 untuk memberitahu ATC bahwa komunikasi terputus. Jika anda membawa telepon genggam, coba hubungi seseorang untuk menghubungi ATC. Menyimpan nomor telepon ATC bisa berguna dalam keadaan ini. Electrical failureElectrical failure bisa berakibat serius. Panel instrumen bisa tidak terlihat, atau bahkan ada instrumen yang tidak bekerja. Landing gear dan flaps mungkin tidak bekerja tergantung cara kerja kedua alat tersebut. Lampu-lampu eksternal juga mungkin tidak bekerja. Peralatan lain termasuk radio komunikasi bisa kena dampaknya. Masuk ke IMCMasuk ke kondisi IMC (fog/mist/cloud) tanpa sengaja bisa diatasi dengan prosedur yang sudah direncanakan. Latihan terbang instrumen di siang hari adalah ide yang bagus.
Kehilangan instrumen giroskopik Kehilangan instrumen giroskopik (attitude indicator) bisa mempengaruhi kemampuan untuk mengendalikan pesawat secara serius. Sering-sering monitor vacuum gauge secara berkala. Kalau attitude indicator bergerak lamban atau bahkan jatuh, kerja alat ini harus dikonfirmasi dengan referensi ke instrumen lain: turn coordinator atau turn and slip indicator. Kalau attitude indicator memang rusak, sebaiknya ditutupi untuk menghindari gangguan karena reflek seorang penerbang untuk mengikuti informasi dari instrumen ini. Sering-sering latihan limited panel instrument flying sebelum terbang malam bisa sangat membantu. Jika ada standby attitude indicator, gunakan instrumen tersebut. Ingat limitasinya! Ada standby attitude indicator yang jika bekerja dengan battery only hanya bekerja selama waktu tertentu (misalnya 30 menit).
Engine failureProsedur engine failure harus dikerjakan sama seperti waktu siang.
Airplane Flying Handbook akan banyak membantu anda untuk me-review emergency procedure secara umum.
|
|||
| Terakhir Diperbaharui Jumat, 04 Juni 2010 13:59 |