Pengetahuan umum penerbangan : Artikel - Teori Penerbangan - Pengetahuan umum penerbangan Menjadi Pilot : Teknik Penerbangan : Artikel -Teknologi Penerbangan - Teknik Penerbangan |
| Beroperasi di daerah yang tinggi dan panas dengan High Density Altitude |
| Ditulis oleh Fadjar Nugroho | |||
| Selasa, 05 Agustus 2008 04:12 | |||
|
Menerbangkan pesawat di daerah yang tinggi, atau panas, atau keduanya, mempunyai konsekwensi yang serius karena kinerja pesawat akan berkurang. Ditambah lagi dengan TAS (True Air Speed) yang lebih tinggi dari IAS (Indicated Air Speed). Penjelasannya sebagai berikut. Performance/ kinerja pesawat dihitung berdasarkan asumsi kondisi ISA yaitu 15° C pada permukaan laut atau ketinggian 0 kaki. Contohnya jika anda akan menerbangkan pesawat take off dari bandar udara Halim PK yang bisa dianggap mempunyai ketinggian sama dengan permukaan laut, maka anda tidak dapat membuat perhitungan yang ada di buku karena suhu yang lebih tinggi dari kondisi ISA. Suhu rata-rata di Jakarta mungkin adalah 31° C. Sehingga biarpun ketinggian bandar udara Halim PK hampir sama dengan permukaan laut, tapi kinerja pesawat akan sama dengan density altitude yang diterima pesawat. Pada kasus ini density altitude adalah sekitar 2000 kaki. Dari mana mendapatkan 2000 kaki ini? Ada rule of thumb untuk menghitung Density Altitude jika kita dihadapkan pada salah satu atau kedua keadaan yang disebutkan di atas. Density Altitude = Pressure altitude + (1000 kaki untuk setiap 8°C di atas ISA), Pressure altitude pada standard pressure adalah sama dengan airfield altitude. Dari contoh di atas, pada standard pressure: Suhu di bandar udara Halim PK= 31° C Suhu ISA di 0 kaki= 15° C perbedaan dengan ISA= 31° -15°= 16° C, maka density altitude = ketinggian halim + (1000 kaki untuk setiap 8°C di atas ISA) = 0 + 16/8 x 100 = 2000 kaki Rule of thumb yang lebih mudah untuk kasus di atas adalah: 120 x 16 + Pressure altitude Jadi sebelum terbang, anda harus menghitung performance pesawat untuk take off dan landing pada ketinggian 2000 kaki, biarpun kenyataannya anda terbang dari 30 kaki. Rule of thumb di atas, hanya untuk perhitungan cepat dalam keadaan darurat. Untuk perhitungan panjang landasan sebenarnya yang dibutuhkan untuk take-off dan landing mohon untuk melihat di buku performance masing-masing pesawat. Juga ada rule of thumb yang lain: TAS akan bertambah sekitar 2% dari IAS pada setiap 1000 kaki di atas permukaan laut. Dengan mengambil contoh di atas, maka True Air Speed akan lebih besar 4% (pada 2000 kaki density altitude) dibandingkan dengan kecepatan yang terbaca di indikator (IAS). Hal ini berakibat bertambahnya kebutuhan panjang landasan dibandingkan dengan kondisi ISA.
Kewaspadaan terhadap tingginya TAS dan density altitude Ada beberapa hal yang perlu diwaspadai pada waktu terbang pada density altitude yang tinggi, antara lain:
Catatan: Dikumpulkan dari berbagai sumber.
|
|||
| Terakhir Diperbaharui Sabtu, 27 September 2008 05:33 |
Berikan komentar anda dan membuat diskusi terbuka di page www.ilmuterbang.com di: Gunakan fasilitas cari di FB dengan kata kunci ilmuterbang.com Follow @ilmuterbang |