Profesi dalam dunia penerbangan

Ada beragam profesi dalam dunia penerbangan, dari yang terkait langsung atau merupakan pendukung. Dari bermacam profesi tersebut, ada beberapa profesi yang disebut langsung dalam CASR.

Profesi-profesi tersebut adalah :

1. Pilot (dibahas di CASR part 61)

Pilot adalah profesi pertama yang akan terlintas dalam pikiran kita mengenai dunia penerbangan. Mungkin juga pilot adalah profesi yang banyak dicita-citakan oleh anak kecil, selain dokter,insinyur dan tentara/polisi. Pilot adalah orang yang bertugas untuk menerbangkan pesawat terbang,baik untuk penerbangan sipil maupun penerbangan militer. Pilot bertanggung jawab selama jalannya penerbangan tersebut. Dari mulai take-off sampai mendarat lagi.

Pembahasan lengkap mengenai profesi pilot sudah banyak diulas di web ilmu terbang ini.

Untuk lebih lengkap bisa dibaca di : http://www.ilmuterbang.com/blog-mainmenu-9/menjadi-penerbang-mainmenu-83


2. Flight Attendant / Pramugari (dibahas di CASR part 63)

Selama ini mungkin kita memandang tugas flight attendant/pramugari hanya untuk membantu keperluan dari penumpang pesawat, khususnya untuk penerbangan sipil.

Namun yang tak kalah penting adalah peranan flight attendant dalam masalah keselamatan penerbangan. Sebelum penerbangan, biasanya flight attendant akan memberikan demo mengenai prosedur untuk kondisi darurat Saat kondisi darurat, maka flight attendant harus dapat mengarahkan penumpang agar dapat mengikuti prosedur keselamatan.

Mengingat pentingnya tugas flight attendant tersebut, maka terdapat beberapa persyaratan bagi seseorang yang ingin menjadi flight attendant. Persyaratan tersebut diatur dalam CASR part 63, sedangkan untuk lembaga pendidikan diatur dalam CASR 142.


3. Aircraft Maintenance Engineer (dibahas di CASR part 65)

Profesi ketiga dalam dunia penerbangan adalah Aircraft Maintenance Engineer. Aircraft Maintenance Engineer adalah orang yang bertugas untuk menjaga status airworthinees (kelaikan terbang) dari pesawat terbang.

Sebelum pesawat siap dan bisa beroperasi (untuk diterbangkan), maka AME harus melakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi pesawat laik terbang. Apabila ada permasalahan di pesawat, maka seorang AME yang bertanggung jawab untuk menyelesaikan permasalahan itu.

Berbeda dengen mekanik di bengkel kendaraan bermotor, semua pekerjaan dari AME harus berdsarkan pada dokumen yang resmi (approved manual). Dan semua pekerjaan yang dilakukan di pesawat harus dicatat di aircraft maintenance log book.

Untuk menjadi AME, seseorang harus menempuh pendidikan di AMTO (approved maintenance training organization). Ketentuan mengenai AMTO sendiri diatur dalam CASR 147.
 

4. Air Traffic Controller (dibahas di CASR part 69)

Air traffic controller (ATC) berperan sebagai polisi lalu lintas di udara. ATC berwenang untuk mengatur lalu lintas dari pesawat terbang. Lalu lintas yang dikontrol oleh ATC adalah lalu lintas pada controlled airspace.

Wilayah kerja dari ATC dapat dibedakan menjadi tower, approach dan area.

Dalam menjalankan tugasnya, ATC memperhatikan pergerakan pesawat menggunakan radar yang ada. Kemudian ATC akan memberikan informasi atau instruksi kepada pilot melalui komunikasi suara maupun data.

Untuk menjadi seorang ATC, harus memenuhi persyaratan yang diatur dalam CASR part 69. Sedangkan lembaga pelatihan untuk ATC diatur dalam CASR 143.

5. Flight Operation Officer

Pekerjaan seorang FOO dibahas di artikel berikut:
http://www.ilmuterbang.com/artikel-mainmenu-29/teori-penerbangan-mainmenu-68/26-private-pilot/400-flight-operations-officer-the-captain-on-ground

Artikel terkait

disclaimer

Semua tulisan di site ini hanyalah untuk belajar dan meningkatkan ketrampilan personel penerbangan dan menambah wawasan masyarakat umum. Jika ada perbedaan dengan dokumen resmi dari otoritas yang berwenang dan pabrik pesawat, maka dokumen resmilah yang berlaku. Klik di judul disclaimer di atas untuk melihat keseluruhan aturan penggunaan ilmuterbang.com
Go to top