Pengetahuan umum penerbangan : Artikel - Teori Penerbangan - Pengetahuan umum penerbangan Menjadi Pilot : Teknik Penerbangan : Artikel -Teknologi Penerbangan - Teknik Penerbangan |
| Aeronautical Decision Making: Bagian 2. Sifat Manusia yang berbahaya (hazardous attitude) |
| Ditulis oleh Fadjar Nugroho | |||||||||||||||
| Sabtu, 04 September 2010 06:10 | |||||||||||||||
Suatu hari pada pukul 4:20 pagi: 911 mendapatkan panggilan telepon dari seorang pengendara kendaraan bermotor tentang seorang korban yang terluka.Pukul 4:25: Sebuah ambulance segera berangkat dan sebuah helikopter dari CareForce disiapkan. Pukul 4:44: Sesaat setelah lepas landas, awak helikopter CareForce membatalkan penerbangan karena merasa cuaca terlalu membahayakan. Pukul 4:47: Greenville Hospital System dihubungi tapi menolak mengirimkan helikopternya karena alasan cuaca. Pukul 4:49: Providence Hospital juga dihubungi dan menyatakan akan mengirimkan helikopter dari LifeReach Helicopter tapi kemudian secepatnya membatalkannya karena alasan cuaca. Saat itu juga Spartanburg Regional Healthcare System dihubungi dan menyatakan akan mengirimkan helikopternya. Pukul 4:53: Pilot Spartanburg memeriksa radar cuaca. Pukul 5:04 Helikopter Spartanburg lepas landas Pukul 5:20 Pilot helikopter Spartanburg melaporkan 2 menit dari lokasi kecelakaan dan melaporkan tidak ada masalah dengan cuaca. Pukul 5:24 Helikopter mendarat dengan selamat, transmisi radio terakhir diterima. Awak helikopter menemukan korban. Pukul 5:33 Helikopter lepas landas kembali. Komunikasi radio terputus. Pukul 5:41 Ada laporan tentang helikopter yang jatuh setelah satu menit lepas landas. Pukul 6:15 Helikopter dari Greenville lepas landas untuk mencari helikopter yang hilang, tapi 10 menit kemudian dibatalkan karena cuaca yang buruk. Pukul 6:32 Seorang pengemudi truk menemukan puing-puing helikopter hanya 900 meter dari tempat lepas landasnya. Helikopter tersebut menabrak pohon pada waktu akan lepas landas. Pertanyaannya:
Tidak ada yang pernah tahu jawabannya tapi kejadian ini adalah sebuah pelajaran mahal. Dengan mempelajari beberapa sifat manusia di bawah ini, kita akan mengenali sifat manusia yang berbahaya dalam penerbangan.
Sumber: http://www.ntsb.gov/ntsb/GenPDF.asp?id=CHI04MA182&rpt=fa http://www.ntsb.gov/ntsb/GenPDF.asp?id=CHI04MA182&rpt=fi
Go atau No Go? Continue or cancel? Berbadan sehat sebelum terbang tidak menjamin pengambilan keputusan yang benar. Sikap seorang penerbang juga menentukan kualitas pengambilan keputusan yang dilakukan menjadi benar atau malah berbahaya. Ada 5 sikap manusia yang berbahaya (hazardous attitude):
Kelima sikap berbahaya ini menyumbang porsi yang cukup besar pada pengambilan keputusan yang salah. Tapi sikap yang berbahaya ini bisa selalu dihadapi dengan keadaan yang berlawanan (anti-dote) sehingga bisa dilakukan koreksi yang benar. Mengenali sikap yang salah ini adalah tahap pertama untuk menetralkannya. Setelah mengenalinya dan mengidentifikasi bahwa sikap tersebut berbahaya maka seseorang bisa menyatakan sikap yang benar. Anti-dote ini harus dihapal untuk setiap sikap yang berbahaya sehingga selalu datang otomatis di pikiran kita pada waktu dibutuhkan.
Contoh situasi dengan sikap di atas:
Sebagai latihan, coba anda identifikasi sifat-sifat manusia pada beberapa skenario di bawah ini dan pikirkan apa yang seharusnya dilakukan.
Ko-pilot anda sudah datang dan anda melihat ada kelainan pada sikap dan dirinya hari ini. Anda tahu dia baru saja terkena flu dan waktu ditanya dia menjawab "mungkin gara-gara obat flu yang saya makan tadi malam". Meskipun pesawat ini membutuhkan dua orang pilot, anda tidak memperdulikan mengantuknya dan sikap cueknya kopilot anda. a. Saya bisa lah terbang sendirian kalau memang dia sakit. b. Saya sudah biasa terbang dengan dia, pasti lancar-lancar saja. c. Bisa apa lagi, dia kan sudah ditunjuk untuk tugas hari ini. d. Dia masih bisa datang berarti masih bisa terbang. e. Sudah tidak ada waktu untuk memanggil kopilot lain. f. jawaban yang benar: …......................
Anda akan menerbangkan sebuah helikopter yang cukup tua dan kurang dipelihara dengan baik. Pada waktu menyalakan mesin, turbine outlet temperature menunjukkan nilai yang lebih tinggi dari biasanya dan anda mencurigai masalah pada fuel control. Dua orang penerbang dari perusahaan yang sama dengan anda akan pulang dan menjadi penumpang anda. Keduanya tidak mau penerbangan ini ditunda. Setelah 5 menit berdebat dengan mereka akhirnya anda setuju untuk meneruskan penerbangan. Yang anda pikirkan: a. Saya membuktikan kemampuan saya sebagai pilot biarpun keadaannya tidak ideal. b. Peraturan cuma berlebihan aja tentang safety. c. Cuma untuk satu flight saja pasti fuel controlnya ok ok saja. d. Pendapat saya pasti salah karena ada dua orang yang punya pendapat yang berbeda. e. Repot banget sih, langsung aja berangkat. f. jawaban yang benar: …......................
|
|||||||||||||||
| Terakhir Diperbaharui Sabtu, 04 September 2010 13:22 |