Pengetahuan umum penerbangan : Artikel - Teori Penerbangan - Pengetahuan umum penerbangan Menjadi Pilot : Teknik Penerbangan : Artikel -Teknologi Penerbangan - Teknik Penerbangan |
| Penamaan Rute Udara |
| Ditulis oleh Fadjar Nugroho | |||
| Jumat, 18 Januari 2008 23:44 | |||
|
“ Gober Air 001 cleared W45 W31 Flight Level 370, Call again BA” Semua pilot sudah terbiasa untuk mendapatkan clearance seperti di atas, dan tahu rute mana yang dimaksud dengan W45 atau W31. Sementara diwaktu lain mungkin clearancenya akan menyebutkan jalur yang lain berdasarkan rute yang dipilih. Kriteria penamaan rute tertulis di ICAO Annex 11. Penamaan ini akan berupa maksimum 5 karakter gabungan dari alfabet dan numerik. Huruf alfabet di depan setiap rute akan menunjukkan jenis rute tersebut. Di bawah ini adalah definisi dari designator atau huruf pembeda yaitu:
Penyebutan rute ini mengikuti penyebutan baku dalam penerbangan, jadi W45 akan dilafalkan dengan 'Whiskey 4 5'. Tentang RNAV akan dibahas di tulisan lain.
Sedangkan untuk rute khusus seperti untuk helikopter dan pesawat supersonic, penamaan rutenya mengikuti aturan berikut dan biasanya ditempatkan sebelum designator yang ada di atas:
Jadi rutenya akan berbentuk UL659, atau KB34. Nah sekarang bagaimana penyebutannya? Ternyata penyebutan ketiga rute di atas berbeda dengan penyebutan alfabet biasa. K dilafalkan dengan 'Kopter', U dengan Upper, dan S dengan 'Supersonic'. Contohnya rute KB34 akan disebut: 'Kopter Bravo 3 4'
Ada lagi tambahan beberapa huruf yang ditambahkan di belakang designator rute, yaitu: F, G, Y, Z. Huruf-huruf ini tidak disebutkan dalam komunikasi radio. Contohnya adalah UW456F akan disebutkan dengan 'Upper Whiskey 4 5 6 '. Arti dari masing-masing designator tersebut secara singkat adalah:
(Diterjemahkan dari Jeppesen Text Enroute Halaman 15, 25 February 2005)
|
|||
| Terakhir Diperbaharui Selasa, 01 April 2008 11:45 |