Pengetahuan umum penerbangan : Artikel - Teori Penerbangan - Pengetahuan umum penerbangan Menjadi Pilot : Teknik Penerbangan : Artikel -Teknologi Penerbangan - Teknik Penerbangan |
| Bahasa Inggris dalam penerbangan |
| Ditulis oleh Fadjar Nugroho | |||
| Minggu, 18 Oktober 2009 10:21 | |||
|
Pada tahun 1993, sebuah pesawat MD-82 melakukan ILS Approach (mendekati bandar udara dengan bantuan radio navigasi ILS yang ada di darat) di Urumqi, China, dalam keadaan berkabut. Tiba-tiba autopilot mati sendiri, penerbang lalu menyalakan lagi autopilot. Tapi mereka tidak menyadari bahwa auto pilot yang tadinya mengikuti sinyal ILS (APP mode), sudah berubah menjadi Vertical Speed mode dengan kecepatan -800 feet/minute. Pesawat kemudian menjadi turun di bawah sinyal glide slope (sinyal pemandu secara vertikal). Pada saat itu GPWS (Ground Proximity Warning System) berbunyi. GPWS mendeteksi posisi pesawat yang mendekati gunung dan berbunyi "Whoop whoop PULL UP", tandanya penerbang harus menarik kendali dan menaikkan pesawatnya menghindari daratan/pegunungan di depannya. Cockpit voice recorder merekam percakapan di kokpit dan percakapan terakhir yang terdengar sebelum pesawat menghunjam daratan adalah kalimat dalam bahasa China, " Apa sih artinya pull up?". Bahasa Inggris adalah salah satu bahasa yang diakui ICAO (badan penerbangan PBB) untuk dunia penerbangan selain 6 bahasa lainnya termasuk Arab dan bahasa China. Tapi dalam penerbangan Internasional, bahasa Inggris dipakai lebih banyak daripada bahasa lain dan menjadi bahasa de facto secara internasional. Pemakaian bahasa lokal bukanlah sebuah "dosa" tapi memahami percakapan baku dalam penerbangan dalam bahasa Inggris adalah sudah menjadi keharusan. CA- Captain Bagian yang ditebalkan adalah bagian percakapan yang tidak baku. Pesawat take off dalam keadaan Icing (salju dan es) tapi kedua penerbang lupa menyalakan anti-ice. F/O merasakan keanehan pada indikasi kecepatan dan mesin, tapi gagal memberi tahu kapten. Kapten berkonsentrasi pada penerbangan juga gagal menangkap kekhawatiran F/O.
Readback dan HearbackReadback adalah kewajiban penerbang dan hearback (mendengarkan kalimat readback dari penerbang) adalah kewajiban ATC. HomonimAda beberapa kata yang sama bunyinya dalam bahasa Inggris, antara lain: two dan to serta four dan for. Hindari penggunaan kata TO dan FOR untuk report atau readback ketinggian (Altitude/ Flight Level). Contoh
AksenSemua orang, bahkan yang lahir dan besar di negara berbahasa Inggrispun akan punya aksen masing-masing. Seorang dari USA mungkin akan kesulitan mendengar percakapan orang Australia. Bahkan sesama orang Indonesiapun kadang-kadang merasa aneh pada waktu mendengar orang dari pulau/suku lain yang berkomunikasi dengan bahasa nasional Indonesia karena perbedaan aksen dan kosa kata yang dipakai. Satu-satunya cara untuk menghindari kesalahan dalam penerbangan karena aksen yang kuat adalah menggunakan kata baku ( standard phraseologies) dengan pengucapan yang baku pula. md82 di urumqi: http://www.md80.net/yabbse/index.php?topic=78.0 Air Florida flight 90: http://www.planecrashinfo.com/cvr820113.htm Bunyi peringatan yang dapat dibuat oleh komputer di MD80, dapatkah anda mendengar "whoop whoop pull up"? :
|
|||
| Terakhir Diperbaharui Jumat, 18 Juni 2010 18:37 |